Membuat Ruangan Lebih Lapang dengan Engsel Pivot

Membuat Ruangan Lebih Lapang dengan Engsel Pivot

Sumber: homedesignboard.com

Rutinitas yang melelahkan diluar rumah membuat kebanyakan dari kita menginginkan sebuah hunian yang dapat merelaksasikan pikiran kita. Sehingga membuat suasana hunian menjadi lebih nyaman untuk beristirahat. Membuat tatanan ruang yang terhubung satu sama lain dengan orientasi ke arah luar/taman yang hijau menjadi salah satu cara untuk menciptakan hunian tersebut.

Pada kebanyakan desain rumah yang normatif menempatkan pintu dan jendela dengan menggunakan kusen dan engsel yang pada umumnya digunakan. Kesan solid dan terbatas menegaskan bahwa hubungan antar ruang menjadi jelas. Terbatasnya view pada ruangan satu dengan yang lainya membuat kesan ruangan yang terbatas dan sempit.

Salah satu cara untuk mengatasi kesan ruangan yang minimalis dan tentunya sempit. Penggunaan engsel pivot dan pintu maupun jendela tanpa frame menjadikan hubungan antar ruang lebih lega. Orientasi pada area luar tidak akan terpecah karena hadirnya kusen-kusen yang berjajar menutupi arah pandangan.
Sumber : contemporist.com

Membuat ruangan inti di dalam rumah memiliki akses tanpa batas ke arah taman dengan mengganti pintu-jendela menggunakan frame menjadi tanpa frame dan menggunakan engsel pivot. Penggunaan material kaca sebagai material utama pintu dan jendela menambah kesan lapang tanpa batas antar ruang.

Apabila pada kondisi existing menggunakan pintu disalah satu sisi, kita dapat merubahnya menjadi pintu kaca lebar dengan engsel pivot yang berada ditengah. Sehingga, arah mata kita terhadap taman dapat lebih maksimal dan otomatis menjadikan ruangan berkesan lebih asri karena tidak adanya view yang terbatas di dalam ruangan.

Untuk pemasangan engsel pivot. Kita dapat mengamatinya untuk menjaga kualitas dan kemudahan penggunaanya supaya dapat bertahan lama. Perlu kita ketahui, engsel pivot ini adalah engsel yang langsung tertanam pada lantai ataupun balok dinding di atas lubang pintu maupun jendela.

Ketika pemasangan, kita harus pastikan dahulu bahwa di lubang bukaan terpasang balok diatas dan kolom praktis di kanan-kiri lubang jendela. Karena, balok tersebut merupakan penopang beban pintu/jendela itu sendiri dan penopang dinding diatasnya.

Pastikan untuk memberikan jeda pada setiap sisi pintu/jendela dengan tembok dengan minimal jarak 1-3mm. Hal tersebut berfungsi sebagai jeda untuk menghindari terjadinya gesekan dengan dinding.

Sebelum pemasangan, pastikan untuk dinding lubang jendela/pintu dibuat serapi mungkin. Hal itu untuk menghidari rusaknya dinding akibat gesekan dengan pintu/jendela dan menghindari sulit untuk dibuka maupun ditutup.
Sumber: houzz.com

Untuk memberikan kesan lebih solid, dapat dipasang aluminium/kayu pada atas-bawah pintu/jendela sehingga lebih terlihat cantik dan memberikan perlindungan terhadap lantai maupun dinding.

Tentunya, setiap material yang kita gunakan di dalam rumah harus memenuhi kebutuhan aktivitas kita. Hal itu dibuat supaya hunian yang kita tempati bukan hanya sekedar rumah yang menjadi tempat berlindung, tetapi lebih dari itu sebagai tempat untuk beristirahat dengan nyaman dan tentunya dapat merelaksasikan pikiran kita menjadi lebih fresh. Pengetahuan tentang pemasangan engsel pivot tersebut harus kita ketahui dalam pengawasan terhadap tukang yang akan memasang. Sehingga kita tidak akan kecewa dikemudian hari apabila terdapat ketidaksesuaian dalam penggunaanya.

0 Response to "Membuat Ruangan Lebih Lapang dengan Engsel Pivot"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel