Info Lengkap Tentang Bunga KPR, Downpayment (DP) dan Masa Pinjaman

Info Lengkap Tentang Bunga KPR, Downpayment (DP) dan Masa Pinjaman


3 Pertanyaan yang sering kami terima dari calon pembeli rumah yang hendak mengajukan KPR adalah mengenai Bunga KPR, Downpayment (DP) dan Masa Pinjaman. Bunganya berapa persen ? DPnya berapa persen dan juga masa waktunya berapa lama yang akhirnya bermuara pada satu pertanyaan berapa besaran cicilan yang akan dibayarkan kepada bank setiap bulannya.

Untuk menjawab itu semua, mari kita bahas satu persatu terlebih dahulu mengenai Apa Itu Bunga KPR, Uang Muka (DP) dan Juga Masa Pinjaman.


Macam-macam Bunga KPR


Bunga Floating


Bunga floating atau suku bunga mengambang adalah suku bunga yang umum dipakai bank dalam memberikan pinjaman. Bunga ini akan berfluktuasi atau berubah-ubah untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan suku bunga pasar dan kebijakan bank.

Biasanya suku bunga floating akan mengikuti BI rate. Bila BI rate naik maka suku bunga ikut naik. Misal bunga KPR bank bulan kemarin 10%, dua bulan kemudian bisa berubah menjadi 9%, tergantung kebijakan bank dan situasi ekonomi saat itu.

Suku bunga floating seharusnya bisa dilihat di website tiap bank. Karena BI mewajibkan menampilkan suku bunga dasar kredit di website tiap bank.

Bunga Fixed


Suku bunga Fixed atau kadang disebut Fix, adalah suku bunga yang dipatok pada nilai tertentu, tidak berubah (sama) dalam jangka waktu tertentu. Misal KPR dengan bunga fixed 10% selama 3 tahun pertama; maka suku bunga dalam 3 tahun pertama dipatok 10%, tidak akan berubah, tidak naik atau turun. Setelah masa bunga fixed selesai, maka suku bunga yang berlaku adalah bunga floating.

Perhatikan bahwa bunga fixed (dipatok pada nilai tertentu) berbeda dengan bunga flat (bunga tetap). Bunga flat adalah cara perhitungan bunga, sedang bunga fixed adalah besaran suku bunga yang berlaku.

Bunga Cap


Suku bunga Cap atau kadang disebut Capped, sebenarnya adalah suku bunga floating, yang dibatasi maksimumnya pada nilai tertentu dalam jangka waktu tertentu. Misal KPR dengan bunga cap 10%, selama 2 tahun; maka dalam 2 tahun tersebut, suku bunga bisa naik turun, tetapi tidak melebihi 10%.

Fix & Cap


Suku bunga ini adalah gabungan antara Fixed dan Capped. Misal KPR dengan bunga Fix 10% selama 3 tahun pertama, dan Cap 12% selama 2 tahun selanjutnya. Maka dalam waktu 3 tahun pertama bunga KPR dipatok 10%, tidak naik, tidak turun. Kemudian 2 tahun selanjutnya bunga KPR dibatasi 12%, bisa turun, bisa naik; tetapi naiknya tidak boleh melebihi 12%.

Kemudian setelah masa fix & cap selesai, bunga yang berlaku adalah bunga floating.


Uang Muka KPR (DP/Downpayment)


Uang muka merupakan pembayaran sejumlah uang di awal pembelian rumah, yang dilakukan sang pembeli rumah terhadap si penjual rumah. Uang muka biasanya berupa persentase dari total harga aset yang ingin dibeli. Contohnya, 20% DP untuk membeli rumah seharga Rp 1.000.000.000 adalah Rp 200.000.000.

Salah satu faktor yang dapat membuat KPR murah adalah besar atau kecilnya jumlah uang muka (DP) yang dibayarkan waktu awal pembelian rumah. Seperti yang diketahui, bank dapat memberikan pinjaman atau KPR berdasarkan sejumlah persentase (Plafon pinjaman) dari harga rumah yang ingin dibeli, sedangkan sisanya merupakan DP, yang harus dibayarkan pembeli kepada sang penjual.

Untuk mendapatkan kredit KPR tanpa DP, merupakan sesuatu hal dapat terjadi hanya jika Bank memiliki perjanjian atau kerja sama tertentu dengan sang penjual rumah. Akan tetapi, pada umumnya KPR / kredit rumah tanpa dp merupakan pinjaman yang sangat jarang diberikan oleh bank. Setiap kredit rumah pasti memerlukan DP, karena jumlah DP merupakan salah satu faktor kemampuan Anda membeli rumah tersebut. Biasanya, jumlah plafon kredit rumah yang diberikan bank, hanya mencapai hingga 80% dari harga rumah Anda, dan 20% dari harga rumah akan menjadi DP.

Masa Pinjaman


Masa pinjaman atau lebih sering dikenal sebagai tenor pinjaman / jangka waktu KPR, menunjukkan jumlah tahun yang telah dijanjikan untuk melunasi semua pinjamannya. Jika KPR mempunyai tenor 20 tahun, maka peminjam harus melunasi semua pinjamannya pada tahun ke 20 dari tanggal kredit perumahan tersebut diambil. Jika peminjam melunasi semua pinjamannya lebih awal dari periode yang ditentukan dalam perjanjian, maka terkadang peminjam akan terkena penalti. Anda dapat memeriksa di tabel perbandingan KPR AturDuit untuk masa pelunasan awal dengan penalti (Lock in Period), dimana Anda dikenakan sejumlah biaya lebih jika Anda melunasi KPR rumah pada periode yang ditentukan.

Setelah mengetahui 3 hal di atas (Bunga KPR, Uang Muda dan Masa Pinjaman) kita baru akan menghitung jumlah cicilan bulanan yang akan dibebankan kepada kita. Untuk lebih lengkapnya silakan simak di sini : Cara Menghitung Bunga KPR dan Besarnya Cicilan KPR

0 Response to "Info Lengkap Tentang Bunga KPR, Downpayment (DP) dan Masa Pinjaman"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel